Wabup Kunjungi Destinasi Wisata di Badau, Observasi Potensi Aik Nibong dan Pepa Puyo

by -
Wabup Kunjungi Destinasi Wisata di Badau, Observasi Potensi Aik Nibong dan Pepa Puyo
Foto Istimewa.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie melakukan kunjungan ke beberapa objek wisata di Kecamatan Badau, terkait potensi pariwisata. Kunjungan tersebut bersama segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BP Geopark, beberapa BUMN seperti IPC, BRI dan lain-lainnya.

“Ada 3 lokasi kita kunjungi yakni Objek Wisata Aik Nibong, Geosite Pepa Puyo dan Makam Raja Badau. Tapi yang benar-benar diobservasi, dilakukan diskusi mendetail ada dua yaitu Aik Nibong dan Pepa Puyo,” kata Isyak Meirobie kepada Belitong Ekspres, Rabu (27/1) kemarin.

Menurut Isyak, Objek Wisata Aik Nibong Desa Badau merupakan agro ecowisata eks tambang yang saat ini sudah berubah menjadi taman bunga, taman cabe, dan akan lebih meningkat menjadi agrowisata yang lebih lengkap.

“Di situ kami memberikan solusi terhadap kesulitan yang mereka hadapi, seperti masalah akses pendanaan, akses jalan, bantuan toilet, tempat sampah, spot-spot interest yang bisa menciptakan pojok-pojok foto untuk masyarakat yang hadir,” jelasnya.

Selain itu, jajanan kuliner untuk pengunjungpun juga mereka diskusikan atau berikan masukan. “Sudah ada solusinya, dalam waktu dekat akan kami evaluasi kembali,” sebut Isyak.

Kemudian lanjut Isyak, objek wisata Pepa Puyo Desa Ibul, merupakan sebuah bukit yang cukup tinggi sekitar 150 meter dari permukaan laut. “Kami naik, tapi masuk ke dalam tapi akses masih kurang bagus, kami menggunakan mobil doubel gardan,” bebernya.

Kata Isyak, pemandangan di atas bukit itu sangat menarik, terutama bebatuannya sangat berbeda dengan batu granit di utara Belitung, yakni lebih ada kristalnya. Sehingga akan penelitian lebih lanjut oleh BP Geopark. “Sampai di puncak kami bisa melihat 360 derajat, perbatasan Belitung dan Belitung Timur,” paparnya.

Tak hanya itu, objek wisata tersebut juga sudah didaftarkan dalam “dosir” yang mengantarkan Belitung menuju Unesco Global Geopark (UGG). Untuk Makam Raja Badau tambah Isyak, mereka tidak mampir, namun karena itu merupakan satu jalan dengan Pepa Puyo.

Sementara itu Kepala Desa Ibul Dedi Hendri memaparkan beberapa hasil dari kunjungan rombongan wakil Bupati Belitung. Yakni, secepatnya dokumen HKM Pepa Puyoh untuk diajukan dan didaftarkan untuk Belitung menuju Unesco Global Geopark.

“Hasil dari kunker pak Wabup ke Gunung Pepah Puyoh tadi bahwa secepatnya minta dokumen HKM untuk diajukan sebagai geosite dalam mendukung Belitung menuju Unesco Global Geopark nantinya, bersama desa-desa yang telah diajukan sebagai penunjang Geopark Belitung,” ujar Dedi. (dod)