Wabup Sidak Tindaklanjuti Tingginya Harga Daging Ayam

Isyak Meirobie didampingi Sekda Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya serta beberapa OPD terkait melakukan sidak di Pasar Tradisional Tanjungpandan guna menindaklanjuti melonjoknya harga daging ayam negeri, Senin (22/7) kemarin.

Isyak Meirobie didampingi Sekda Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya serta beberapa OPD terkait melakukan sidak di Pasar Tradisional Tanjungpandan guna menindaklanjuti melonjoknya harga daging ayam negeri, Senin (22/7) kemarin.

Siapkan Langkah untuk Tekan Harga

RajaBackLink.com

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie didampingi Sekda Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Tradisional Tanjungpandan terkait tingginya harga daging ayam negeri, Senin (22/7).

Sidak tersebut bertujuan untuk memastikan penyebab harga ayam negeri yang melambung naik menjadi Rp48 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram (kg). Sebab, kondisi stok daging ayam memang fluktuatif atau naik turun.

“Ada pengaturan siklus anak ayam sampai penggemukkan yang tidak sesuai dengan step ya. Tadi itu memastikan bahwa kondisinya karena ayamnya semakin langka dan ada faktor teknis, soal ada yang mati dalam prosesnya,” kata Isyak kepada Belitong Ekspres.

Baca Juga:  Omset Penjual Kue Menjelang Lebaran Meningkat

Adapun Langkah yang akan diambil dari Pemerintah terkait hal tersebut, masih sama seperti sebelum Idul Fitri. Mereka akan minta BUMD untuk mempersiapkan DOC atau anakan ayam dan pakan yang diproduksi di Belitung.

“Nanti para peternak ngambilnya di BUMD, jadi gak ngirim dari luar. Nah pedagang-pedagang DOC dan pedagang pakan pun bisa membeli dari BUMD untuk dijual kembali. Tetapi harga yang sudah kami tentukan, sama-sama untung, dengan kondisi seperti itu, akhirnya kita bisa kontrol stok ayam berapa bulan. Dan, berapa ekor serta pada hari besar kita tambahkan berapa,” jelasnya.

Isyak juga mengatakan rencana tersebut masih menunggu beberapa bulan lagi, serta menunggu persetujuan DPRD Kabupaten Belitung. “Tetap kita tunggu anggaran yang baru, di September ini, kita baru bisa menunjuk BUMD untuk melakukan itu,” tukasnya.

Baca Juga:  Pemkab Belitung Lakukan Operasi Pasar Bawang Putih

“Kalau ini di setujui DPRD Kabupaten Belitung, mudah-mudahan di akhir tahun nanti kita bisa mulai penjualan DOC anakan ayam dan pakan ayam,” sambung Isyak.

Jika persediaan atau stok ayam yang ada di Kabupaten Belitung ini menipis, kata Isyak mereka akan mendatangkan pasokan dari luar Belitung supaya harganya bisa turun.

“Tetapi kalau kondisinya mencukupi tapi harga tinggi, akan kita cari mengapa pedagang jual harga tinggi. Apakah anakan ayamnya tadi sudah tinggi atau ada yang nakal, ya stoknya ada tetapi mereka simpan untuk Idul Adha,” tukasnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya mengatakan, bahwa pemerintah daerah berharap kepada para pedagang ayam kiranya dapat menetapkan harga ayam yang relatif normal.

“Dengan demikian harganya bisa terjangkau dan mampu dibeli oleh masyarakat. Dan pemerintah juga akan berupaya mengurangi kendala-kendala berkurangnya stok ayam di Belitung,” katanya. (dod)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply