Wagub Kunjungi Ponpes Darul Abror

by -

PANGKALPINANG – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani, Senin (9/3) mengunjungi Pondok Pesantren Darul Abror desa Kace bersama beberapa Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.
“Di Ponpes ini mudah-mudahan kami SKPD didoakan anak-anak santri agar tetap sehat, pintar dan beriman (SPI) karena doa-doa anak santri ini dapat membawa berkah untuk pimpinan SKPD,” ujar Dayat.
Dalam mendukung pembangunan Ponpes ini, menurut Dayat Pemprov Babel sudah memberi bantuan moral dan materi untuk pembangunan gedungnya. “Bukan hanya Ponpes ini yang kita bantu, tapi beberapa pesantren juga harus dibantu agar tidak ada kecemburuan sosial. Dan Saya minta Kepala daerah baik Bupati, Walikota dan Kepala SKPD sering datang kesini untuk memberi sumbangan,” harapnya.
Bila pembangunan Ponpes terus meningkat dan tenaga pendidiknya semakin unggul, Dayat optimis semua santri yang ada di Ponpes Darul Abror dapat menjadi anak bangsa yang dibanggakan. “Kita harap santri-santri kita jadi anak bangsa dan anak negara yang kita banggakan,” terangnya.
Pendiri dan Pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Abror, Sopian A.Amin mengatakan, Ponpes Darul Abror memiliki 300-an santri Tsauwiyah dan 45 santri Aliyah dengan 10 kelas belajar, 3 asrama dan 34 tenaga pendidik. “Di Ponpes ini para santri sudah luar biasa menggunakan bahasa arab untuk bersosialisasi, dan sistem belajar kita juga, kurikulumnya kita padukan dengan pondok. Karena itu sekolah ini kita namakan, sekolah berbasis pesantren,” ungkapnya.
Selama berdiri, menurut Sopian, Ponpes Darul Abror sudah sering dikunjungi para syekh dari Arab Saudi, Mesir, bahkan tamu dari Amerika Serikat dan Singapura. Dan sejauh ini Ponpes Darul Abror cukup dikenal bagus oleh masyarakat.
“Kemauan masyarakat menyekolahkan Anaknya disini cukup besar, meski dari segi dana kita tidak siap, tapi kita berusaha menyiapkannya, karena itu kita mohon bantuan Pemda juga meski sebelumnya kita sudah pernah dapat bantuan dari Pemprov untuk pembangunan gedung dan dari Pemkab juga kita dapat bantuan Rp 30 juta, kedepan kita harap dapat bangun 12 lokal dalam satu gedung, dan semoga ini terwujud, ” harapnya. (eza)