Wajib Setor 16.513 KTP

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

KOBA-Bagi calon kandidat yang ingin bertarung di Pilkada Bangka-Tengah (Bateng), Desember mendatang diwajibkan mengumpulkan dukungan sebesar 16.513 kartu tanda penduduk. Dukungan tersebut yakni 10 persen dari jumlah penduduk Bateng  165.136 jiwa.
“Harus mengumpulkan dukungan yang dibuktikan dengan data berupa foto kopi KTP masyarakat yang memberikan dukungan,”kata komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Bateng Rusdi, Selasa (5/5).
Ia menjelaskan, dalam undang-undang dijelaskan bahwa calon perseorangan wajib mendapat dukungan minimal 10 persen dari jumlah penduduk yang dibuktikan dengan identitas berupa KTP.”Jumlah penduk di Bangka Tengah sebanyak 165.136 jiwa, jika 10 persen dukungan untuk calon perseorangan maka wajib mengumpulkan minimal sebanyak 16.513 dukungan,” ujarnya.
Dikatakannya, syarat dukungan 10 persen tersebut berdasarkan jumlah penduduk bukan jumlah mata pilih sehingga dibutuhkan 16.513 dukungan.”Kemudian jumlah dukungan harus tersebar di semua atau enam kecamatan atau minimal didukung harus tersebar di tiga kecamatan,” ujarnya.
Ia mengatakan, jika sebaran dukungan tidak sampai tiga kecamatan maka pihak KPU berhak membantalkan pencalonan perseorangan.”Syarat lainnya sama dengan persyaratan calon yang diajukan partai politik di antaranya berusia 25 tahun, pendidikan minimal SMA, sehat rohani dan jasmani dan tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap,” ujarnya.
Sementara, komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM, Hendra Sinaga, menambahkan, pihaknya menargetkan partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah 2015 mencapai 80 persen. Pihanya pun menggencarkan sosialisasi terutama kepada pemilih pemula. “Potensi pemilih pemula di daerah ini mencapai sekitar 30 persen dari jumlah warga wajib pilih, tentu potensi ini kami optimalkan dengan menggencarkan sosialisasi,” kata Hendra.
Ia menjelaskan, KPU akan menjadwalkan sosialisasi tentang pemilihan umum ke sejumlah sekolah dan menjelaskan terkait pentingnya menggunakan hak suara sebagai warga negara yang menghormati demokrasi.”Selain itu kami juga akan menjelaskan apa dampak dan kerugian mereka yang tidak menggunakan hak suaranya, tentu sosialisasi ini dikemas dengan baik dan menarik,” ujarnya.
Ia mengaku optimistis partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah mencapai 80 persen dengan berbagai alasan di antaranya berkaca dari hasil partisipasi pemilih dalam pemilihan calon anggota legislatif beberapa waktu lalu yang mencapai 71 persen.”Melihat dari hasil partisipasi pemilih dalam pemilihan legislatif, tentu kami optimistis partisipasi akan meningkat dalam pemilihan kepala daerah karena calon lebih dekat secara emosional dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah akan jauh lebih tinggi karena calon yang maju tentu bisa meraup kantong suara dari seluruh kecamatan.”Selain itu, peran tim sukses pasangan calon juga sangat mempengaruhi dalam meningkatkan partisipasi pemilih karena mereka akan mengawal setiap suara masyarakat jangan sampai golput,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, peningkatan partisipasi pemilih juga bisa dipengaruhi oleh pasangan calon yang maju dalam pemilihan kepala daerah karena sosok mereka mampu menggerakkan masyarakat untuk datang ke TPS.”Kalau pasangan calon cukup dikenal dan layak jual di masyarakat, saya pikir ini cukup membantu dalam meningkatkan partisipasi pemilih,”ujarnya.(rb/ant)

Baca Juga:  Danrem 045/Garuda Jaya, Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrahman Imbau Bijak Gunakan Sosial Media

Rate this article!
Wajib Setor 16.513 KTP,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: