WALI KOTA Irwansyah Belum Beri Bukti

by -

PANGKALPINANG – Kepemimpinan Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah, mulai dipertanyakan. Sudah hampir dua tahun Irwansyah memimpin Ibukota Provinsi Bangka Belitung ini, namun tidak ada bukti nyata sumbangsihnya untuk pembangunan Pangkalpinang. Hal itu diungkapkan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Depati Gandhi, kepada Radar Bangka, Rabu (4/3) kemarin.
Menurutnya, sejak dilantik hingga sekarang, Wawan sapaan Irwansyah, tidak juga menunjukan bukti pembangunan Pangkalpinang yang digembor-gemborkan saat kampanye. “Pemerintah Kota yang sekarang (dibawah pimpinan Irwansyah) belum memberikan sumbangsih yang rill apapun selama 2 tahun ini,” tegas Gandhi.
Katanya, Pemerintah Kota sebelum Wawan, sudah banyak berkontribusi untuk Bumi Tudung Saji ini. Dia mencontohkan, banyaknya pembangunan kawasan yang sudah kasat mata bermanfaat untuk masyarakat. “Jaman Pak Zul (Zulkarnain Karim -red) banyak sekali pembangunan yang sudah terlihat kasat mata, seperti Alun-alun Taman Merdeka, Pembanguna kawasan Pasir Padi, Tampuk Pinang Pura dan sebagainya. Belum lagi pembangunan lainnya,” jelas Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini. Ia mengaku, saat ini selama 2 tahun Pangkalpinang dibawah tandu kepemimpinan Wawan, belum terlihat apapun.
Bahkan menurut Gandhi, Kota Pangkalpinangpun tidak memiliki simbol dan icon sebagai sebuah kota dan Ibukota Provinsi. “Sekarang bundaran kota pun tidak ada. Ciri kota besar punya bundaran. Ini tidak dimanfaatkan padahal banyak lokasi untuk itu, “katanya. Lanjut Gandhi, simbol dan icon adalah identitas sebagai kota. Icon ini diperlukan oleh banyak bidang contohnya bidang pariwisata, bisa mempercepat laju keluar masuk wisatawan secara tidak langsung.
Selain itu, jelas Gandhi, Pangkalpinang saat ini dalam keadaan genting, ekonomi rakyat seperti porak-poranda. Tak hanya itu usaha kecil masyarakat banya yang gulung tikar hingga pertumbungan ekomoni stagnan atau jalan di tempat. “Pemkot harus melakukan percepatan pembangunan. Rekayasa ekomomi untuk ciptakan lapangan pekerjaan. Kami rasa cukuplah 2 tahun kepemimpinan Irwansyah, untuk membenahi internal birokrasinya. Saatnya, memberikan sumbangsih nyata terhadap kota Pangkalpinang untuk perubahan yang lebih baik,”tutupnya. (cr61)