Walikota & DPRD Tinjau UN SD

by -
foto A
Puluhan siswa SDN 30 Pangkalpinang terlihat serius dalam menjawab soal UN yang mulai dilaksanakan Senin (16/5) kemarin.

PANGKALPINANG – Walikota Pangkalpinang bersama dengan rombongan dari DPRD Kota Pangkalpinang melakukan peninjauan langsung proses pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) yang berlangsung, Senin (16/5) kemarin.
Dalam kesempatan tersebut rombongan Walikota yang di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang bersama DPRD Kota Pangkalpinang mengunjungi  SD Negeri 30 yang terdapat di Kecamatan Girimaya.
“Kami datang bersama anggota dewan Kota Pangkalpinang dan Kepala Dinas Pendidikan untuk melihat bagaimana proses ujian nasional tingkat SD yang hari ini baru dimulai dan kami berharap kegiatan UN hari ini bisa sukses seperti sebelumnya,” ujar Walikota disela-sela tinjauannya Senin (16/5) kemarin.
Lanjutnya, untuk UN kali ini memang seluruh SD masih menggunakan sistem UN Paper Based Test (BPT) belum mengunakan UN dengan sistem Computer Based Test (CBT) seperti yang telah diterapkan di tingkat SMP dan SMA di Kota Pangkalpinang.
“Untuk tingkat SD kita masih menggunakan UN sistem PBT belum menggunakan CBT dan harapan saya kedepannya seluruh sekolah yang ada di pangkalpinang ini dapat melakukan UN menggunakan sistem CBT dan sudah kami persiapkan mudah-mudahan bisa cepat terealisasi,” jelasnya.
Pada saat peninjauan UN tersebut Walikota Pangkalpinang sangat terkejut melihat kondisi SD Negeri 30 sekarang, dulunya pada saat kunjungan pertama ke SD 30 ini belum menerapkan Green School tapi pada peninjauan kemarin SD 30 sudah bisa menjadi contoh untuk Green School.
“SD negeri 30 akan menjadi contoh Green School (Sekolah Hijau) di Kota Pangkalpinang karena telah menyediakan ruang terbuka hijau yang dipersiapkan untuk tempat belajar para siswa agar membuat siswa betah belajar,” tuturnya.
Dirinya berharap, hasil ujian nasional tingkat SD ini bisa sangat membanggakan bagi orang tua siswa dan juga bagi pemerintah, bahkan dirinya sudah menyediakan hadiah bagi para siswa yang nantinya mendapatkan hasil yang baik dan tinggi. “Sebagai motivasi para siswa belajar lebih serius, kami dari Pemerintah Kota Pangkalpinang sudah menyiapkan hadiah bagi penerima hasil UN tertinggi nantinya,” tukasnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher menambahkan, untuk tahun ini ada 3688 peserta yang ikut dalam UN tingkat SD di Kota Pangkalpinang, UN ini akan di laksanakan selama tiga hari dari tanggal 16-18 Mei 2016. “3688 peserta dari 86 sekolah baik SD, Madrasah Ibtidahiyah swasta maupun negeri hari ini (kemarin, red) telah mulai mengikuti UN serentak,” katanya.
Kata Edison, guna menampung seluruh siswa dalam pelaksanaan UN ini, Dinas Pendidikan melalui sekolah masing-masing menyiapkan 226 ruang kelas dengan menyiapkan 452-para guru pengawasnya. “Sejauh ini UN tingkat SD ini masih menggunakan sistem manual, namun sesuai dengan mandat Walikota tadi kita pada tahun depan akan menargetkan untuk UN SD menggunakan sistem CBT walupun baru di beberapa sekolah saja,” terangnya.
“Harapan kami UN tingkat SD ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan nilai-nilai yang membanggakan juga, baik itu untuk orang tuanya maupun untuk Kota Pangkalpinang. Tahun depan kita tetap menargetkan 100-persen untuk seluruh SMA, SMK UN menggunakan CBT, 80 persen untuk SMP dan SD baru akan kita terapkan tetapi di beberapa sekolah dulu,” tambahnya. (tya)