Warga Damar Meninggal Karena Terpapar Covid-19

by -
Warga Damar Meninggal Karena Terpapar Covid-19
Prosesi pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Perkuburan Burung Mandi Kecamatan Damar , Rabu (17/3).

belitongekspres.co.id, MANGGAR – KS (66) warga RT 09/05 Dusun Kebun Sayor Deda Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Beltim meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Pasien positif Covid-19 usai dilakukan swab Antigen di RSUD Beltim, 30 menit sebelum menghembuskan nafas terakhir, Rabu (17/3) pagi kemarin.

Direktur RSUD Beltim, dr. Vonny Primasari menjelaskan, pasien sebelumnya mengalami demam 2 hari, lemas dan sesak nafas serta batuk filek berdahak.

Kemudian pasien dilarikan ke Puskesmas Mengkubang Kecamatan Damar, lalu dirujuk ke RSUD Kabupaten Beltim.

“Tadi pasien masuk IGD pukul 8.30 WIB, itu pasien rujukan dari Puskesmas Mengkubang. Masuk dengan keluhan dari IGD-nya itu lemas, sesak, ada demam 2 hari, disertai batuk pilek berdahak,” terang dr. Vonny kepada Belitong Ekspres.

Menurut dr. Vonny, pasien diduga terpapar oleh keluarga pasien yang baru datang dari luar daerah.

“Ada riwayat keluarga anak yang baru balik dari Jakarta 3 hari yang lalu. Masalah bapak kena dari situ itu tidak tahu, yang pastinya ada riwayat anaknya pernah bepergian,” jelasnya.

Dia melanjutkan, sesampai di RSUD Beltim pasien langsung dilakukan screning swab Antigen dan hasilnya positif Covid-19. Tidak lepas dari protokol kesehatan, pasien kemudian diarahkan ke tenda isolasi guna penanganan medis.

“Itu tekanan darahnya tinggi, 190/100. Nadi sudah 120, pernapasan juga sudah 32. Jadi sudah sesak sekali, suhu pun sudah 37,6 celcius, karena memang sudah dari dua hari yang lalu memang demam,” ujarnya.

“Terus saturasinya di saat dari IGD Puskesmas mengkubang itu baru datang itu 48 persen. Sampai disini kondisinya sadar, tapi kondisinya sudah gelisah. Jadi kemungkinan mengalami penurunan p kesadaran, karena sudah sesak,” imbuhnya.

Seelama di RSUD kata dia, pasien 30 menit mulai penurunan. Kondisi pasien terus menurun. Hingga pukul 09.00 WIB pasien sudah tidak tertolong lagi. Kemudian pasien dimasukan ke ruang isolasi untuk persiapan proses pemakaman jenazah.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Beltim Surya Mulyana mengatakan bahwa jenazah pasien sduah dimakamkan di perkuburan Budha Simpang Burung Mandi Kecamatan Damar.

“Seperti biasanya, paaien dimakamkan sesuai aturan Covid-19, mengikuti protokol kesehatan. Jenazah dimakamkan di perkuburan simpang Burung Mandi Kecamatan Damar,” jelas Surya kepada Belitong Ekspres, Rabu (17/3) kemarin.

KS merupakan pasien ke-5 meninggal karena Covid-19 di Beltim. Sebelumnya, SU (71) berdomisili di Mes salah satu perusahaan di Desa Lilangan Kecamatan Gantung, DA (42) warga Desa Baru, SN (56) warga Desa Padang, dan MA (71) warga Desa Baru, Manggar. (dny)