Warga Kace Girang Gabung ke Ibukota

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

//Nurul: Urusan Administrasi Lebih Mudah

PANGKALPINANG – Harapan Nurul (27), warga Perumnas Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka untuk menjadi bagian kependudukan Kota Pangkalpinang sebentar lagi bakal terwujud. Pasalnya, kedua pemerintah, yakni Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dan Pemkab Bangka sudah menyepakati soal tapal batas wilayah yang memasukan Kace menjadi bagian dari Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Nurul menuturkan, bisa berpindah jiwa ke Pangkalpinang akan mempermudahkan segala urusan administrasi yang selama ini menjadi keluhannya. “Seperti soal akte, karena jauh harus ke Sungailiat hingga saat ini anak saya yang nomor dua belum memiliki akte. Sekarang si-kecil sudah berusia 9 bulan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat kemarin (30/1).
Mendengar kabar wilayahnya termasuk bagian wilayah Pangkalpinang, diakuinya merupakan kabar bahagia. Dirinya berharap, kejelasan soal batas wilayah tersebut bisa diselesaikan secepatnya. “Pas dengan kabar itu, Alhamdulillah senangnya kita. Semoga cepat terealisasi, biar segala urusan administrasi dan pelayanan publik bisa mudah kami lakukan dan tidak jauh lagi,” harapnya.
Sementara anggota DPRD Babel dapil Pangkalpinang, Ferdiyansyah menyambut baik kesepakatan awal penentuan tapal batas oleh Pemkot dan Pemkab Bangka. Ferdiyansyah mengharapkan ada hasil yang baik untuk menyelesaikan masalah yang sudah lama berlarut tersebut. “Idaman masyarakat Kace untuk bisa bergabung dengan Pangkalpinang, mengingat letak dekat untuk mengurus administrasi kependudukan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya selaku dapil Pangkalpinang di DPRD Babel secepatnya akan koordinasi dengan Pemkot dan komisi terkait DPRD Pangkalpinang berkenaan hal tersebut. “Kami siap untuk koordinasi secepatnya. Selain kita minta pihak pemkot untuk lakukan survei,” tukasnya. (iam)

Baca Juga:  Literasi Harus Mampu Menjawab Tantangan Reformasi Industri 4.0

Rate this article!
Tags:
author

Author: