Warga Kurau Ngadu ke DPRD

by -

//Protes RLH Pemkab

PANGKALPINANG – Warga Kurau Barat dan Timur, Kamis (26/2) kemarin mendatangi DPRD Bangka Belitung (Babel). Mereka mengeluhkan program Rumah Layak Huni (RLH) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng).
Nurmada masyarakat Kurau Barat, menyampaikan bahwa hingga kini lima rumah sudah dirubah menjadi RLH. Bantuan yang diberikan dari salah satu bank yang bekerjasama dengan Pemkab Bateng, justru menambah beban untuk pembayaran kredit rumah tersebut.
“Ada dibantu katanya dana CSR, katanya Rp10 juta tapi Rp4 juta nya untuk administrasi. Kedepannya, 10 rumah bakal dibangun lagi,” ujarnya.
Menanggapi keinginan masyarakat yang tidak setuju dengan program RLH tersebut, anggota Komisi IV DPRD Babel Rina Tarol menuturkan, seyogianya peminjaman ke bank tidak membenani masyakarakat. “Dicek dulu bank apa. Jangan sampai bank itu merugikan masyarakat,” ungkap Rina.
Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya yang memimpin rapat tersebut menyampaikan, bahwa lima rumah yang sudah dibongkar tersebut, harus dicarikan solusi yang tepat. Sedangkan untuk wacana rumah yang belum dijadikan Homestay, ia berharap masyarakat dapat menyampaikan secara baik-baik kepada Bupati maupun DPRD Bateng.     “Sampaikanlah ke Bupati dan DPRD Bateng secara baik-baik bahwa masyarakat tidak setuju dengan kebijakan itu. Saya percaya, Bupati pasti memihak rakyat,” tandasnya. (iam)