Warga Pangkalpinang Positif Corona, di Babel Kasus Bertambah Jadi 5 Orang

by -
Warga Pangkalpinang Positif Corona, di Babel Kasus Bertambah Jadi 5 Orang
Foto Babel Pos (Grup Belitong Ekspres)

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Kota Pangkalpinang akhirnya positif terpapar virus Corona atau Covid-19. Kepastian itu setelah keluarnya hasil pemeriksaan swab milik satu orang warga Kota Pangkalpinang diketahui positif virus pandemi tersebut.

“Dia perempuan berusia 40 tahun inisial M. Dia diketahui warga Kelurahan Lontong Pancur Kecamatan Pangkalbalam,” kata Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil usai rapat bersama Forkopimda di ruang operasional Pemkot Pangkalpinang, Rabu (15/4).

Pria yang akrab disapa Molen itu mengatakan, sebelumnya warga ini sempat di isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Kota Pangkalpinang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Hanya saja, kata dia, karena rapid test negatif dan dinyatakan sudah sembuh, akhirnya pasien tersebut dipulangkan.

“Setelah dipulangkan ternyata hasil swabnya positif, makanya ketika hasil itu keluar, kita langsung bergerak cepat dengan mengisolasikan dirinya termasuk keluarganya,” tegas Molen kepada awak media.

Namun Molen mengimbau agar masyarakat untuk tidak panik mendengar kabar ini. Sebab, pasien tersebut kini sudah ditangani oleh petugas sesuai protokol Covid-19. “Semua sudah dilakukan sesuai SOP, kita harap masyarakat tetap waspada dan mengikuti anjuran pemerintah,” pintanya.

Saat ini, lanjut Molen, pihaknya juga sedang menunggu hasil swab PDP lainnya termasuk PDP yang sebelumnya yang meninggal dunia. Jika hasil sudah keluar, dirinya akan segera mengumumkannya.

“Kami akan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Sekarang ini yang perlu kita lakukan bersama adalah menjaga keluarga kita masing-masing, jangan keluar rumah bila tidak perlu,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Molen, lantaran satu warga positif Corona, pihaknya akan segera melakukan tes swab terhadap seluruh tenaga medis baik yang ada di RSUD Depati Hamzah maupun yang ada di puskesmas Kecamatan Pangkalbalam. “Ini sebagai bentuk antisipasi dini kita, biar cepat diketahui, karena saya tidak mau positif corona di Pangkalpinang bertambah lagi,” kata Molen.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim M Kes menambahkan, sebelumnya warga tersebut pernah melakukan riwayat perjalanan ke Jakarta pada 24 Maret lalu.

Setelah kepulanyannya dari Jakarta, kata dr Hakim, dia mengalami demam dan berobat di Puskesmas Kecamatan Pangkalbalam. Lantaran warga tersebut memiliki gejala demam, batuk dan tenggorokan sakit, tambahnya, dia pun menyandang status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Dan oleh petugas, warga ini kemudian dibawa ke RSUD Depati Hamzah untuk di isolasi dan perawatan medis. Nah, 1 April diambil swab-nya. Kemudian dia sudah menjalani isolasi 14 hari dan setelah masa itu, dia dinyatakan sehat. Sehingga dikembalikan ke rumah untuk melanjutkan isolasi mandiri,” jelas dr Hakim.

Namun dr Hakim tak menyangka jika hasil swab warga tersebut yang menyandang status Orang Tanpa Gejala (OTG) dinyatakan positif Covid-19. “Makanya kita langsung bergerak cepat dengan membawanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis dan isolasi. Kita pun sudah melakukan tracking termasuk melakukan penyemprotan di sekitar tempat tinggalnya,” tandas dr Hakim.

Hingga Rabu (15/4) malam terpantau pada lama covid19.babelprov.go.id data Covid-19 Provinsi Babel tercatat 5 orang terkonfirmasi positif Corona, 1 meninggal dunia, 890 ODP, 53 PDP dan 420 OTG. Data tersebut diupdate pukul 21.00 WIB. (pas)

Editor: Yudiansyah