Warga Tanjungbinga Gelar Demo

by -

* Desak Kejari dan PN Tanjungpandan Bebaskan “Ajuin”

*Dua Anggota DPRD, Helyana dan Edi Nasapta Ikut Demo

foto A- demo warga tanjungbinga

Foto A: ainul yakin/be

Ratusan warga Tanjungbinga yang membentangkan poster saat aksi demo di halaman Kantor PN Tanjungpandan, kemarin.  Anggota DPRD Provinsi Babel Helyana dan Adi Nasapta saat ikut orasi.

TANJUNGPANDAN-Ratusan masyarakat Sijuk dan Tanjung Binga sekitarnya melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjunpandan dan halaman Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan Jalan Sriwijaya, sekitar pukul 09.00, Kamis (19/11) kemarin.

Yang lebih menyita perhatian, dua anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni Helyana dan Edi Nasapta ikut dalam demo dan berorasi. Ratusan Polisi dari Polres Belitung mengamankan demo yang sempat membuat arus lalu lintas di depan dua Kantor Penegak Hukum ini dialihkan. Meski sempat diguyur hujan lebat, tak menyurutkan pendemo untuk tetap melakukan aksinya.

Demo yang berakhir sekitar pukul 11.00 WIB itu mengusung agenda “Gerakan Moral untuk Ajuin.” Mereka menuntut Kejari dan PN Tanjungpandan membebaskan warga Tanjungbinga, terdakwa Ajuin yang kini sedang menjalani sidang dalam kasus pemalsuan surat tanah. Proses sidang Ajuin sendiri berlangsung siang kemarin di PN Tanjungpandan dengan agenda pledoi (pembelaan) terdakwa.

Massa sebelumnya melakukan demo dan berorasi di depan Kantor Kejari dengan menggelar sejumlah poster dan spanduk. Poster dan spanduk berisikan seruan moral untuk dukungan Ajuin yang dinilai menjadi korban kriminalisasi pihak-pihak tertentu.

“Bapak Kajari Belitung, atau Jaksa Penuntut Umum, Seharusnya Profesional dalam Tuntutannya, Bagaimana Mungkin Saudara Menuntut Orang yang Tidak Bersalah?” Demikian seruan pendemo yang dituangkan dalam Surat Rilis yang disampaikan kepada wartawan.

Usai dari Kejari, massa dengan juru bicara Sumandi alias Ramlek ini bergerak menuju ke Kantor PN yang yang berjarak sekitar 100 meter dari Kantor Kejari. Di halaman kantor PN, orasi yang disampaikan pendemo tak jauh berbeda. Mereka menuntut membebaskan Ajuin dari segala tuntutan melalui sidang di PN Tanjungpandan.

“Bapak Hakim, Kami Sangat Percaya Kepada Bapak, Bapak Adalah Perpanjangan Tangan Dari Tuhan, Kami Warga Tanjung Binga Hanya Meminta Kepada Bapak Tolong Bebaskan Sdra Ajuin.” Demikian seru pendemo seperti disampaikan dalam rilis yang diberikan kepada wartawan yang meliput demo ini, kemarin.

Jubir masyarakat, Ramlek mengatakan, Ajuin merupakan korban kriminalisasi dalam kasus ini. “Kami yakin 1000 persen, surat segel yang dimiliki Ajuin itu sah dan benar adanya. Kita dulu tahun 1991 dan 1992 masih kecik-kecik (usia kecil,Red). Tak tahu apa-apa, banyak lahan orang tua kami yang dicaplok atas nama HGB, HLP dan lain-lain (Hak Guna Bangunan dan Hutan Lindung Pantai,Red),’’ papar Ramplek bersemangat.

Di hadapan ratusan masyarakat Edi Nasapta dan Helyana mengatakan, dirinya ikut dalam aski ini semata-mata untuk memperjuangkan hak-hak dan aspirasi rakyat. Sebab, menurut kedua anggota DPRD asal Dapil Pulau Belitung ini, Ajuin dinilai tidak bersalah.

“Kita yakin Ajuin tidak bersalah. Kami mohon majelis hakim bersikap adil dalam hal ini. Kita masyarakat Belitung, akan mendukung Ajuin dalam perkara ini,” ujar Edi Nasapta diamini Helyana, kemarin.

Helyana juga meminta kepada DPRD Kabupaten Belitung untuk bisa ambil peran membantu masyarakat yang sedang mengalami masalah. Termasuk dalam kasus Ajuin ini, DPRD diminta turun tangan dan melihat langsung ke lapangan, masalah apa yang sebenarnya terjadi. “Saya minta DPRD Belitung turun ke lapangan,’’ pinta wakil rakyat dari Partai PPP.

Sementara dari luar persidangan sebanyak 100 personil Polres Belitung dikerahkan untuk pengamanan. Pantauan Belitong Ekspres di lokasi terlihat, meski kondisi hujan lebat, namun seratus anggota yang dipimpin Kabag Ops Polres Belitung Kompol M Nizar, tetap mengamankan aksi demo.

“Data sprint dari Polres Belitung awalnya hanya 80 orang. Untuk menjaga keamaan ini, kita tambah lagi 20 orang. Alhamdulillah, aksi demo dan sidang ini berjalan aman dan lancar,” kata Kabag Ops.(kin/agu)