Warga Tanjungpandan Ini Kembali Ditangkap Polisi Karena Narkoba

by -
Warga Tanjungpandan ini Kembali Ditangkap Polisi Karena Narkoba
Polisi saat memeriksa tersangka RN yang didampingi pengacaranya.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – RN (32), resedivis kasus narkoba di Belitung kembali berulah. Pria asal Jalan Jenderal Sudirman Perawas ini, ditangkap Tim Cobra Satnarkoba Polres Belitung di Jalan Ahmad Yani (Kolong Keramik), Selasa (16/3).

Dari tangan pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini, polisi mengamankan dua paket narkoba jenis sabu-sabu dengan berat kurang lebih 0,80 gram yang berada di dalam tasnya.

Kasat Narkoba Polres Belitung AKP Naek Hutahayan melalui Kanit Iidik I Satres Narkoba Bripka Thomas mengatakan, RN merupakan resedivis kasus yang sama. “Pada sekitar tahun 2019 yang bersangkutan ditangkap lantaran mengkonsumsi narkoba. Kini dia kembali mengulang kasus yang sama,” kata Thomas, Kamis (18/3).

Dia menjelaskan, sebelum melakukan penangkapan terhadap RN, pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa yang bersangkutan kembali memakai narkoba jenis sabu-sabu.

Kemudian beberapa hari selanjutnya, polisi juga mendapat informasi RN membawa atau memilih narkoba jenis sabu-sabu. Mendapat laporan itu, Tim Cobra melakukan penyelidikan. “Hingga akhirnya bisa dipastikan tersangka merupakan penyalahguna narkoba. Lalu kami melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan,” jelas Thomas.

Setelah dilakukan pencarian, Tim Cobra Polres Belitung menemukan keberadaan RN di Kolong Keramik. Saat itu dia diduga telah bertemu dengan seseorang. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

“Saat pemeriksaan disaksikan warga, kita menemukan paket sabu di tas milik RN. Setelah itu, kita bawa pelaku ke Mapolres Belitung untuk dilakukan tes urine. Dari hasil tes urine positif,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 dan Atau Pasal 127 Huruf a, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya lima tahun penjara. Saat ini RN sudah kita tahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Belitung,” pungkasnya. (kin)