Warga Tanjungpandan yang Curi Motor di Manggar Terancam 5 Tahun Penjara

by -
Warga Tanjungpandan yang Curi Motor di Manggar Terancam 5 Tahun Penjara
Sepeda motor curian yang sudah diamankan polisi.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Akibat ulahnya yang telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat, kini pelaku Feriza (35) terancam pidana kurungan maksimal 5 tahun.

Kasus pencurian yang dilakukan pelaku terungkap ketika ia hendak menggadaikan hasil curiannya kepada informan Polisi. Perbuatan yang dilakukan warga Tanjungpandan Belitung itu, terjadi di parkiran White Garden, Desa Baru, Kecamatan Manggar.

Terungkapnya kasus pencurian berawal pada hari Minggu (9/8) sekira pukul 14.30 WIB. Polisi menerima laporan tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) Honda beat, warna magenta dengan nomor polisi BN 6385 XC, nomor rangka MH1JM1119HK257092 dan nomor mesin JM11E1248070.

“Pelapor memarkirkan sepeda motornya di samping White Garden, kemudian pelapor menuju ke Puri Indah. Pada saat pelapor akan pulang dan menuju ke parkiran, pelapor melihat sepeda motornya sudah tidak ada lagi. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 12 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Beltim pada hari Senin 10 Agustus 2020, guna proses hukum lebih lanjut,” Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Ghalih Widyo Nugroho, Kamis (13/8).

Kemudian, lanjut AKP Ghalih, pada hari Rabu (12/8), sekira pukul 06.00 WIB, unit opsnal Sat Reskrim mendapatkan informasi dari seseorang terkait motor yang memiliki ciri-ciri seperti yang dilaporkan telah hilang. Lalu, orang yang juga merupakan informan polisi itu menyampaikan, bahwa ada seorang laki-laki yang bernama Feriza ingin menggadaikan motor yang memiliki ciri-ciri yang sama seperti yang dilaporkan.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, unit opsnal satreskrim berangkat menuju tempat informan yang beralamatkan di Desa Air Ketekok Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung, untuk mengecek motor tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar motor tersebut yang telah dilaporkan hilang. Kemudian informan menghubungi Feriza, dan menyampaikan agar Feriza mengambil uang untuk motor tersebut,” ulasnya.

Sehingga, sekira pukul 15.00 WIB pada saat pelaku datang ke tempat informan, saat pelaku menemui informan tersebut, Tim unit Opsnal Sat Reskrim Polres Beltim dan Polres Belitung langsung menciduk pelaku. Pelaku tak berkutik, dan mengakui perbuatannya. Selanjutnya, pelaku diamankan menuju Polres Beltim, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Adapun barang bukti yang ikut diamankan dari tangan pelaku, yakni 1 unit sepeda Motor Merk Honda Beat, warna Pink Hitam dengan No polisi : BN 6385 XC. Saat ini pelaku mendekam di sel tahanan Polres Beltim, guna penyelidikan dan pengembangan. Atas perbuatannya, tersangka terjerat pasal 362 KUHP, dengan ancaman maksimal 5 tahun pidana penjara. (dny)