Wartawan Belitong Ekspres Nyaris Jadi Korban Penambang Anarkis

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

belitongekspres.co.id, SIJUK – Wartawan Harian Belitong Ekspres, Mukhlis Ilham nyaris menjadi korban amukan puluhan penambang saat razia di kawasan HLP Tanjung Siantu, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu (2/11) sore.

Meski sempat terkena tendangan dari para penambang, Mukhlis berhasil menyelamatkan diri. Dia dan para anggota Satpol PP Provinsi Babel berlari menghindari massa yang beringas.

Mukhlis menceritakan, suasana di lokasi pada saat itu benar-benar mencekam. Ia dan anggota Satpol PP dikejar dari penambang menggunakan kayu dan parang (golok).

Massa mulai menyerang anggota Satpol PP yang masih kelelahan usai mengangkat peralatan tambang rajuk dari dalam hutan mangrove (bakau). Mukhlis ketika itu ikut meliput razia tambang ilegal tersebut.

Baca Juga:  Erzaldi: Individu - Individu Silahkan Berdamai, Tapi Tidak Terhadap Pelanggaran Hukum

Mereka mengamuk tidak terima peralatan tambang rajuk dibongkar petugas Satpol PP. Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah yang mencoba menenangkan massa pun tak digubris.

Bahkan, mereka melampiaskan kemarahan menyerang wakil gubernur yang ikut serta dalam rombongan tim penertiban tambang rajuk. Beruntung serangan dari para penambang yang tersulut emosi berhasil dihalau sang ajudannya.

Beberapa personil Satpol lainnya yang tidak sempat melarikan diri, hanya bisa pasrah saat ayunan kayu dan parang menghantam tubuh mereka.

Mukhlis secara langsung melihat kepala anggota Satpol PP bocor dihantam kayu. Termasuk menyaksikan personil anggota Satpol yang kena sabetan parang penambang anarkis.

Emosi massa tidak kunjung mereda. Mereka kemudian memaksa Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah, menyusuri kawasan mangrove yang sedang pasang laut setinggi 1 meter.

Baca Juga:  PT Timah Ingin DAS Lenggang Bebas dari Aktivitas Tambang Ilegal

Di bawah ancaman parang, Wagub menuruti kemauan penambang. Orang nomor 2 di Provinsi Babel ini, diminta melihat langsung dan mengganti rugi atas kerusakan peralatan tambang di HLP Sungai Tanjung Siantu.

“Saya menyaksikan sendiri semua kejadian anarkis di lokasi. Hp, seragam anggota, dompet, uang dan barang berharga lain dibakar massa. Di depan saya juga Hp anggota dihancurkan mereka,” kata Mukhlis.

Hingga berita ini diturunkan, belum bisa dipastikan pemantik terjadinya aksi anarkis massa di lokasi tambang ilegal. Satpol Provinsi Babel terjun ke lokasi hanya menjalankan tugas sebagai tindaklanjut laporan aktivitas tambang rajuk tersebut. (red)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply