Warung “Judi” Sudah Aman

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Polisi Cek Tak Ada Aktivitas Perjudian, Tetap akan Awasi

TANJUNGPANDAN-Menindak lanjuti laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan perjudian di Bulu Tumbang, anggota Polisi Polsek Tanjungpandan langsung bergerak cepat. Beberapa anggota Polisi datang ke lokasi dan memberikan peringatan tegas kepada pemilik warung maupun beberapa orang yang diduga bermain judi.
“Setelah mendapat laporan dugaan perjudian tersebut, saya langsung mendatangi lokasi. Kami meminta kepada pemilik warung dan serembolan orang yang bermain gaple, agar tidak berjudi,” ujar Bhabinkamtibmas Desa Bulu Tumbang Bripka Butar Butar seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara kepada Belitong Ekspres, Jumat (24/4) kemarin.
Brikpa Butar Butar belum bisa memastikan apakah benar tempat tersebut dijadikan lokasi perjudian. Menurutnya, saat dia datang ke lokasi anggota polisi ini tidak mendapati adanya unsur perjudian, seperti di atas meja ada uang dan segerombolan bermain kartu.
“Kami hanya melihat mereka bermain kartu. Berdasarkan laporan dari masyarakat, memang tempat tersebut dijadikan ajang judi. Namun, kami tidak bisa menahan mereka, lantaran unsur-unsurnya tidak terpenuhi,” kata Polisi asal Medan ini.
Dijelaskan Bhabinkamtibmas, saat polisi datang ke tempat tersebut. Mereka ketakutan, bahkan mereka berjanji tidak bermain judi. Setelah itu, dirinya memberikan himbauan, agar warung ini tutup maksimal 23.00 WIB dan juga diminta tidak menjual minuman keras.
“Kami akan menindak tegas mereka, jika masih ada laporan dari masyarakat tentang adanya perjudian di tempat tersebut. Selain itu, kami sudah pantau setelah kejadian ini, tempat tersebut sepi dan tidak ada aktivitas seperti biasanya (orang bermain gaple,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, setelah diberi peringatan oleh polisi, warung tersebut sudah tidak ada aktivitas orang bermain judi ataupun gaple.
“Mereka yang datang hanya untuk makan dan sekedar ngopi. Kami berharap, mereka benar-benar tobat dan tidak berjudi lagi di tempat tersebut. Sehingga desa kami menjadi aman dan bersih dari perjudian” ujarnya.
Seperti diberitakan BE, kemarin, Sejumlah warga masyarakat di Desa Bulu Tumbang, khususnya di RW 04 merasa resah dengan adanya dugaan tindak perjudian di salah satu warung yang berada di daerah tersebut. Sekilas aktivitas di warung tersebut seperti orang main gaple biasa, namun ada dugaan modusnya dengan kamuflase mencatat hasil permainan dengan hasil angka-angka. Sementara pihak Polisi mengaku pernah mendengar kabar tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, tempat tersebut biasanya dijadikan lokasi perjudian sejak pukul 20.00 WIB hingga pagi hari. Untuk mengelabuhi petugas kepolisian maupun keamanan, mereka menggunakan formasi catat. (kin)

banner 1200x200

Baca Juga:  Beberapa UPTD Akan Diambil Alih BUMD
Rate this article!
Tags:
author

Author: