Wawako Optimis PDAM Segera Sehat

by -

PANGKALPINANG – Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian optimis Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Thirta Pinang bisa segera kembali sehat dibawah pimpinan Ady Setiawan. Keyakinan ini sangat beralasan, karena Ady sukses ketika menjabat Direktur PDAM di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.
“PDAM Grobogan itu dulu kan kondisinya sakit, setelah ditangani oleh beliau (Ady-red) menjadi sehat. Makanya kita percaya dia juga bisa mencari obat untuk menyehatkan PDAM Pangkalpinang,” ujar Sopian kepada Babel Pos, Minggu (18/10) kemarin.
Sopian menyadari bahwa untuk menyehatkan kembali PDAM bukanlah pekerjaan mudah. Terlebih karakteristik warga Pangkalpinang yang berbeda dengan masyarakat di Jawa.
“Nah ini sudah kita sampaikan ke Pak Ady supaya bisa menjadi dasar beliau dalam bertindak dilapangan. Karena kalau di Jawa ada keraton, jadi sebandel-bandelnya masyarakat masih menurut dengan pimpinan, beda dengan Pangkalpinang yang terbiasa hidup bebas,” ungkap Sopian.
Namun menurut Mantan Camat Rangkui ini, langkah awal Direktur PDAM yang baru dengan memutus sambungan air bagi yang menunggak pembayaran adalah langkah yang tepat. Dia berharap kebijakan itu menjadi awal yang baik bagi manajemen PDAM.
“Untuk menyehatkan PDAM ini memang perlu langkah tegas. Ya dari pada menimbulkan biaya operasional, lebih baik kan diputus. Jadi kita apresiasi langkah awal kebijakan Pak Ady,” katanya.
Terpisah Direktur PDAM Thirta Pinang Kota Pangkalpinang Ady Setiawan saat dikonfirmasi harian ini juga mengakui bahwa kondisi PDAM saat ini memang sudah sakit parah. Namun dirinya tetap memiliki keyakinan yang tinggi bahwa PDAM akan segera kembali sehat seperti yang diharapkan Walikota dan Wakil Walikota.
“Makanya dalam hal ini pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari pemkot dan kepercayaan yang tinggi diberikan kepada saya. Dukungan dna kepercayaan ini bisa membantu saya untuk segera menyehatkan PDAM,” kata Ady.
Dikatakan Ady, langkah awal ini dirinya memang fokus terhadap kejelasan status pelanggan. Katanya, pelanggan yang menunggak diatas dua bulan akan segera diputus.
“Nah kalau itu sudah tuntas, baru kita fokuskan ke sumber air baku. Karena kita ketahui bersama, sumber air PDAM dari Kolong Pedindang sudah tak bisa beroperasi lagi. Untuk itu, kita harus mencari sumber air baku sementara saat ini,” tegasnya.
Menurut Ady, saat ini ada salah satu sumber air baku yang bisa digunakan yakni Sungai Jembatan Baru Rusa. Dimana nantinya sungai tersebut akan dialirkan ke Kolong Retensi Kacang Pedang,
“Kita yakin sebelum musim penghujan tiba, air baku di Kolong retensi bisa bertahan hingga satu bulan. Jadi untuk air baku tak menjadi masalah lagi. Makanya kita juga optimis PDAM segera sembuh,” pungkas Ady. (pas)