Wings Air Terbangi Tanjungpandan – Bandung PP, Mulai 9 Agustus 2019

by -
Ilustrasi

Seminggu, 4 Kali Penerbangan

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Maskapai penerbangan Wings Air (Lion Air Group) dipastikan akan menerbangani langit Tanjungpandan Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel) dan Bandung, Provinsi Jawa Barat atau sebaliknya.

Airport Manager Wings Air Tanjungpandan Ahmad Khomaini mengatakan, rute baru domestik dari Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) ke Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan (TJQ) PP, mulai 9 Agustus 2019 mendatang.

“Jenis pesawat yang digunakan yaitu ATR 72-500/600 berkapasitas 72 orang penumpang, dengan jumlah penerbangan sebanyak empat kali dalam seminggu (Senin, Rabu, Jumat dan Minggu,” kata Ahmad Khomaini kepada Belitong Ekspres, Jumat (26/7).

Ahmad Khomaini menjelaskan, rencananya pesawat ATR 72-500/600 ini terbang dari Bandung (BDO) menuju Tanjungpandan (TJQ) pada pukul 17.00 WIB. Sebaliknya penerbangan dari Tanjungpandan ke Bandung pada pukul 19.00 WIB.

“Sesuai rencana rute baru ini mulai beroperasi tanggal 9 Agustus 2019, dengan volume penerbangan empat kali dalam seminggu. Untuk tiket bisa dipesan secara daring di beberapa situs jasa penjualan tiket perjalanan,” tandasnya.

Wakil Bupati (Wabup) Belitung Isyak Meirobie mengatakan, sangat menyambut baik adanya rute penerbangan domestik pesawat Wings Air dari Tanjungppandan Negeri Laskar Pelangi menuju Kota Kembang Bandung tersebut.

“Kerja keras Pemerintah Daerah dan semua pihak akhirnya terwujud dengan dibukanya rute penerbangan dari Bandung ke Tanjungpandan,” ujar Isyak Meirobie kepada Belitong Ekspres, Jumat (26/7) kemarin.

Menurut Wabup, Bandara Husein Sastranegara hanya bisa didarati oleh pesawat jenis ATR atau baling-baling dua. Tentunya ini akan memudahkan masyarakat Belitung yang ingin ke Kota Bandung, ataupun sebaliknya. Sebab, jaraknya lebih efektif jika dibandingkan melalui Bandara Kertajati Bandung.

Kata Isyak dengan dibukanya rute tersebut selain meningkatkan sektor pariwisata, juga akan meningkatkan sektor perekonomian kedua daerah karena pertukaran pasar cukup potensial ke depannya.

“Segmennya tentu masyarakat sebagai wisatawan domestik karena Jawa Barat penduduknya padat. Sehingga hal itu sangat potensial untuk digarap dalam kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kedua daerah,” pungkasnya.

Pihak Bandara Tidak Ada Persiapan Khusus

Sementara itu, Bandar Udara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan tertanggal 27 Juni 2019 telah menerima perihal permohonan Slot Time rute baru tujuan Bandung (BDO) – Tanjungpandan (TJQ) PP, dengan Flight Number IW 1778 dan IW 1779.

Izin rute tersebut kemudian direlease oleh Direktorat Angkutan Udara untuk rute Bandung-Tanjungpandan dengan waktu kedatangan di Tanjungpandan pukul 18:10 WIB. Sedangkan rute Tanjungpandan-Bandung dengan waktu keberangkatan 18:30 WIB.

“Ini sesuai dengan permintaan pihak Wings Air menyesuaikan jam operasional bandara yang beroperasi sampai dengan pukul 19.00 WIB,” ungkap Pelaksana Harian (PH) Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan Iqbal Noor Habieb kepada Belitong Ekspres, Jumat (26/7).

Dalam menyambut pemberlakukan rute baru ini, kata Iqbal pihak Bandara HAS Hanandjoeddin menyatakan belum ada persiapan khusus. Termasuk koordinasi teknis lebih lanjut dengan pihak Wings Air terkait pembukaan rute domestik tersebut.

“Kita belum ada kesiapan secara khusus untuk menyambut rute baru Tanjungpandan-Bandung ini, dan tidak ada penambahan lahan parkir. Justru kita melihat kesiapan dari pihak maskapai itu sendiri dalam membuka rute baru penerbangan ini seperti apa,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk destinasi akhir pesawat (last route) untuk rute penerbangan tersebut mendarat di Bandara Bandung Husein Sastranegara (BDO), sehingga posisi akhir pesawat tidak standby di Tanjungpandan, Belitung.

“Sementara kalau untuk prediksi meningkatnya wisatawan atau penumpang kita tidak bisa memastikan ada peningkatan atau tidak. Yang pastinya kita berharap akan ada peningkatan penumpang nantinya,” imbuhnya. (rez/dod)