WNA Pelaku Pencurian Kabur ke Jakarta

by -

*Polisi dan Imigrasi akan Minta Dubes Deportasi Pelaku

TANJUNGPANDAN-Bilal, Warga Negara Asing (WNA) asal Tunisia yang diamankan Polres Belitung, Senin (21/3) lalu, lantaran kepergok mencuri bersama istrinya di swalayan, dikabarkan melarikan diri ke Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres, keduanya kabur dari Pulau Belitung menuju Jakarta mengunakan pesawat saat penerbangan pagi di Bandara HAS Hanandjoeddin, Selasa (29/3) lalu. Dan informasinya, saat ini keduanya sudah berada di Jakarta.

Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara membenarkan adanya informasi kaburnya Bilal ke Jakarta. Menurutnya, ia sudah mendapat informasi itu dan berkordinasi dengan pihak Kantor Imigrasi Tanjungpandan.

Untuk tindakan dari kepolisian, saat ini masih melakukan komunikasi dengan Imigrasi Belitung, setelah itu mengirimkan surat kepada ke Kedutaan Tunisia di Jakarta, untuk mendeportasi Bilal.

“Selanjutnya kita akan melakukan pembicaraan, dan meminta kepada pihak Imigrasi untuk mendeportasi Bilal ke negera asalnya Tunisia,” ujar Kapolres Belitung, kepada Belitong Ekspres, Rabu (30/3) kemarin.

Ketika singgung mengenai alasan polisi tak menahan Bilal, Kapolres Belitung menjelaskan, pihaknya tidak menahan lantaran berbagai faktor. Yang pertama, berdasarkan surat edaran Mahkama Agung tentang perlakuan kasus pencurian dan pelaku merupakan warga negara asing.

“Dan alasan lain tidak menahan pelaku, Bilal, lantaran sang istri Juniarti dalam kondisi hamil dan beberapa bulan ke depan akan melahirkan, namun, proses hukum tetap berlanjut,” kata AKBP Candra Sukma Kumara.

Sementera itu, Kepala Imigrasi Tanjungpandan Wahyu Rianto melalui Wasdakim Imigrasi Tanjungpandan Ferizal mengakui, pelaku kasus pencurian, Bilal meninggalkan Belitung, Selasa (29/3) lalu.

Kata Ferizal, saat ini dokumen-dokumen Bilal  paspor diamankan pihak Imigrasi.  “Kami tidak bisa menahan, Bilal lantaran dia berurusan dengan pihak kepolisian. Tugas kami hanya mendeportasi. Jika urusan dengan kepolisian selesai, baru kita deportasi,  tapi kenyataannya pelaku kabur,” kata Ferizal.

Pria yang akrab disapa Rizal ini menambahkan, untuk proses selanjutnya dia akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mencari Bilal dan membuat surat untuk mendeportasi ke negaranya. “Kami masih terus berkoordinasi, dan setelah itu kita deportasi,” pungkasnya.(kin)