XL Berhasil Lanjutkan Momentum Tumbuh

by -

TANJUNGPANDAN- PT XL Axiata Tbk (XL) mengumumkan hasil kinerja perusahaan dalam periode 9 bulan pertama tahun ini (9M 2015), yang berakhir pada 30 September 2015. Hasilnya, XL mendapatkan momentum positif dari agenda transformasi “3R” yang meliputi Revamp, Rise & Reinvent”.

Revamp, mengubah model bisnis pencapaian jumlah pelanggan (dari “volume” ke “value”), strategi distribusi serta meningkatkan profitabilitas produk. Rise, meningkatkan nilai brand XL melalui strategi dual-brand dengan AXIS untuk menyasar segmen pasar yang berbeda. Reinvent, membangun dan menumbuhkan berbagai inovasi-inovasi bisnis. Transformasi bisnis dilakukan untuk merespon dinamika perubahan pasar yang sangat dinamis dan fokus untuk menciptakan nilai-nilai sehingga XL dapat membangun bisnis yang lebih berkelanjutan ke depannya.

Presiden Direktur XL, Dian Siswarini mengatakan, agenda tranformasi yang telah XL luncurkan sejak April 2015, kini semakin menunjukkan hasil perkembangan yang positif. “Kami akan terus fokus untuk menjalankan seluruh agenda transformasi tersebut untuk memperkuat bisnis kami di masa mendatang,” terangnya.

Menurut Dian, seiring dengan transformasi, managemen XL juga secara proaktif menjalankan rencana yang jelas dan konkret dalam memperkuat posisi keuangan perusahaan melalui rangkaian program inisiatif “Balance Sheet Management” (Pengelolaan Neraca Keuangan).

Dijelaskan, percepatan pelunasan dan konversi hutang ke mata uang Rupiah senilai USD 580 juta merupakan bagian dari upaya XL untuk melunasi semua portofolio hutang dalam US Dollar yang tidak disertai fasilitas lindung nilai. Dengan demikian, saat ini XL tidak lagi memiliki hutang dalam US Dollar yang tidak di-hedge. Semua hutang XL dalam US Dollar yang masih ada saat ini telah disertai fasilitas lindung nilai.

Dian Siswarini menandaskan, XL menyadari sepenuhnya konsekuensi atas kondisi perekonomian global terhadap perusahaan, termasuk yang terkait dengan pinjaman XL dalam mata uang asing. “Dengan penyelesaian semua pinjaman dalam US Dollar yang tidak di-hedge, kami berharap beban perusahaan menjadi berkurang, dan dapat mendukung kinerja XL ke depan,” ujarnya seperti rilis yang disampaikan ke Belitong Ekspres.(mg)