Yosi Ingin Segera Bersekolah, Bercita-cita Jadi Polisi

by -
Fendi Haryono saat berbincang orang tua Yosi, Selasa (12/4), kemarin.

*Mengunjungi Yosi Nur Aini, Anak 4 Tahun yang Alami Sakit Mata (2-habis)

Fendi Haryono saat berbincang orang tua Yosi, Selasa (12/4), kemarin.

Meski kondisi mata tidak sempurna, bahkan bisa dibilang hampir 80 persen tidak berfungsi sebagaimana mestinya, Yosi tetap terlihat punya semangat untuk pandai dan segera bersekolah untuk meraih cita-cita.

Laporan Agung CN, Belitong Ekspres

Secara fisik badan Yosi, sang ayah, Wahyudi merasa bersyukur, Yosi selalu sehat walafiat dan nampak selalu ceria meski kondisi mata tidak sempurna. Meski tak hampir tak bisa melihat, mata Ayi-panggilan akrabnya khususnya yang mata kiri, masih bisa membedakan warna.

“Kalo dilihatkan benda atau barang, dia bisa menyebut warna, yang jelas masih bisa menangkap cahaya. Cuma yang kecil-kecil benda atau tulisan dan gambar ndak bisa melihat detil. Melihat bulan di malam hari mual (bisa,Red),’’ ungkap Wahyudi yang bekerja di salah satu perusahaan distributor di Tanjungpandan.

Benar, memang ketika di ruang tamu, BE sempat menanyakan warna baju yang dipakai Yosi warna merah dan yang dipakai wartawan BE warna biru bergaris, benar adanya. Lantas, ada tamu lain juga benar dijawab warna baju hitam.

Sesekali sifat manja sebagai anak nampak pada Yosi, di tengah-tengah orang tuanya menerima dan ngobrol dengan tamu, sesekali Yosi ingin berad di pangkuan sang ayah maupun ibunya. “Mual, bisa lihat,’’ ujarnya singkat sembari menikmati susu kotak.

Meski usianya maih 4 tahun dan belum bersekolah, ketika ditanaya cita-citanya ketika sudah besar, Yosi mengatakan ingin jadi seorang polisi (polwan). “Emang dia sudah pingin sekali sekolah, tapi usia belum cukup. Dia ingin ikut tantenya yang jadi guru TK di Tanjungpandan,’’ ungkap sang Ibu yang kadang menitipkan Yosi di rumah neneknya di Aik Rembikang.

Wahyudi saat ini hanya bisa berdoa agar upayanya untuk menyembuhkan anaknya dari kondisi sekarang ini. “Semoga segera bisa ke Jakarta dan kartu BPJS saya sudah ada semua ini,’’ ujar Wahyudi sembari menunjukkan kartu BPJS dan surat rujukan dari RSUD yang dia urus di RSUD dari jam 11.00 hingga pukul 14.30 WIB, kemarin.

Dalam surat rujukan, Yosi akan ditangani dokter di RS Tarakan Jakarta. Lantas untuk sakit yang didiagnosa dalam surat rujukan disebutkan sakit mikroftalmia. “Segera kami akan diberitahu kapan persiapan berangkat menunggu juga dari para pendonatur,’’ ungkap Wahyudi yang tinggal di Dusun Aik Seruk RT 1 RW 1, Kecamatan, Sijuk.

Sementara itu, salah satu warga Tanjungpandan yang sempat berkunjung ke rumah Yosi, Fendi Haryono mengatakan, merasa beda benar ketika berkunjung langsung ke lokasi bertemu dengan orang, ketimbang sekadar lihat foto-foto di HP atau lewat di medsos (media sosial). “Kalo datang melihat sendiri dan berkomunikasi, beda rasanya,’’ ungkap Fendi yang juga pengusaha muda ini.

Sementara itu, Isyak Meriobie yang awalnya bergerak cepat segera menolong Yosi menyatakan, apa yang dilakukan ini sebagai bentuk berbgai kepada sesama. “Saya kira, apa yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban orang lain, dan sepanjang kita mau dan mampu, bergeraklah, ndak usah berpikir panjang,’’ ungkap Isyak yang juga Wakil Ketua DPRD Belitung.(***)

Kepada Belitong Ekspres, Isyak mengirimkan kesan melalui sebuah Puisi. Berikut puisi karya Isyak Meriobie untuk Yosi;

Kuingin berbagi indahnya dunia….

Apa warna baju saya dek ?
Puteh….jawab Yosi Nur Aini  yang akrab disapa Ayi.
Gadis manis berusia 4 thn 4 bulan ini mengalami gangguan penglihatan sejak lahir..
Hanya dalam jarak 10 cm ia bisa melihat dengan lebih baik…
Yosi adalah anak dari pasangan bang wahyudi dan kak Julita sari.warga aik seru sijuk belitung…

Saya tidak bisa banyak berkata..
Saya membayangkan masa depannya..
Sedih karena saya kuatir akan penglihatannya…
Haru karena saya lihat keceriaannya menyongsong hari demi hari…

Kami memutuskan untuk segera merujuk yosi ke Jakarta minggu depan.
Agar mengetahui apa gangguannya dan langkah yang bisa diambil untuk memberikan kesempatan meraih hidup yang lebih indah melalui penglihatannya..

Semangat ya dek..