Yuslih Agendakan Maras Taun Jadi Calender of Event 2020 Kemenpar

by -
Yuslih Agendakan Maras Taun Jadi Calender of Event 2020 Kemenpar
uslih Agendakan Maras Taun Jadi Calender of Event 2020 Kemenpar
Puncak ritual adat ditandai dengan pemotongan Lepat besar oleh Bupati Beltim Yuslih Ihza, selanjutnya diikuti oleh Wakil Bupati Beltim Burhanudin, Sekda Beltim Ikhwan Fakhrozi, Kades Tanjung Kelumpang Candra Kusuma. Foto Danny Sugara/BE

belitongekspres.co.id, SIMPANG PESAK – Pemotongan Lepat Gede oleh Bupati Beltim Yuslih Ihza menandai puncak ritual Maras Taun di Kecamatan Simpang Pesak, Minggu (15/9). Kegiatan Maras Taun yang dilaksanakan oleh Desa Tanjung Kelumpang menampilkan berbagai pentas budaya asli Belitong.

Adapun rangkaian kegiatan diisi dengan penampilan berbagai seni budaya, mulai dari Dulmulok, Campak, Lesung Ketiong, dan Antu Bubu. Tingginya semangat membangun tradisi dan budaya pada maras taun, membuat Bupati Beltim Yuslih Ihza optimis terhadap pengembangan pariwisata Belitung Timur ke depan. Bahkan dirinya mengajukan Maras Taun ke Kementerian Pariwisata agar masuk dalam Calender of Event 2020.

“Kegiatan ini memang rutin dilaksanakan, ini acara adat maras taun, jadi ini kita lestarikan. Memang kita agendakan dan kita usulkan ke Kemenpar untuk masuk ke kalender of event 2020,” ungkap Bupati Beltim Yuslih Ihza saat menghadiri Acara Maras Taun, Ahad (15/9) kemarin.

Kepala Desa Tanjung Kelumpang Candra Kusuma mengatakan, maras taun ini merupakan wujud syukur masyarakat yang telah mendapat keberkahan oleh Yang Maha Kuasa. “Ini sudah diagendakan secara rutin, setiap 1 (satu) Muharam pasti dilaksanakan secara turun temurun. Kegiatan ini guna mempererat silaturahmi, sebagai wujud rasa syukur kebersamaan atas berkah Yang Maha Kuasa yang sudah diperoleh sepanjang tahun, wajib kita syukuri bersama-sama dalam kebersamaan,” ujar Kades Tanjung Kelumpang, Candra Kusuma.

Sementara itu anggota Komisi III DPRD Beltim, Marwan, mengatakan, keberhasilan suatu pariwisata harus didukung dengan budaya. Jika budaya meningkat, otomatis pariwisata akan meningkat.

“Kami dari DPRD, khususnya komisi III tetap akan mendukung kegiatan seperti ini. Baik itu Pos Anggaran maupun motivasi pengangkatan nilai-nilai budaya,” ungkap Marwan kepada Belitong Ekspres.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini berharap, ritual adat istiadat ini dapat berjalan semaksimal mungkin, serta dibentuknya lembaga adat di masyarakat.

“Karena dengan pelestarian budaya tentu akan meningkatkan pariwisata dan berefek terhadap perekonomian di masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, Marwan menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap masyarakat tidak meninggalkan tradiai-tradisi yang biasa dilaksanakan secara turun-temurun.

“Karena dengan kegiatan maras taun ini, adanya suatu kekompakan di masyarakat yaitu dengan semangat gotong-royong dan juga kepatuhan terhadap pemimpin. Otomatis kegiatan maras taun dapat menjadikan masyarakat di Belitung Timur dalam persatuan dan kesatuan,” tandasnya. (dny)