Yuslih Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorogi

by -
Yuslih Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorogi
Bupati Beltim Yuslih Ihza bersama Forkopimda memeriksa kesiapan kesiapsiagaan bencana dalam apel siaga yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Beltim, Kamis (16/1) kemarin.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Bupati Beltim Yuslih Ihza mengingatkan Bangka Belitung berpotensi menghadapi bencana alam hidrometeorogi seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan maupun perubahan cuaca ekstrim. Hal tersebut disampaikan Yuslih saat memimpin Apel gelar pasukan Operasi Kontijensi Aman Nusa II 2020 dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kabupaten Beltim, Kamis (16/1/2020) kemarin.

Dikatakan Yuslih, ancaman tersebut dapat memberikan dampak resiko tinggi terhadap kerusakan infrastruktur, gangguan perekonomian daerah, hingga jatuhnya korban jiwa. Di masa mendatang, ancaman bencana di Bangka Belitung akan semakin meningkat antara lain akibat perubahan iklim global, penurunan kualitas lingkungan, kondisi geografis, kemiskinan, rendahnya tingkat kesiapan masyarakat dan pertumbuhan penduduk.

Yuslih juga mengaitkan Undang-Undang nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamanatkan kewajiban menyelenggaraan penanggulangan bencana.

Khusus daerah, urusan wajib pelayanan dasar harus memperhatikan beberapa kriteria yaitu bersifat layanan dasar yang disediakan pemerintah kepada masyarakat; pelaksanaannya berpedoman pada standar pelayanan minimal; merupakan prioritas urusan yang harus dilaksanakan di daerah; memerlukan perangkat daerah yang kuat; dan pengarusutamaan pengurangan resiko bencana dalam perencanaan dan penganggaran secara integratif.

“Sejak perubahan paradigma penanggulangan bencana dari responsif menjadi preventif maka sudah mulai dibangun sistem penanggulangan bencana. Artinya mandat penyelenggaraan penanggulangan bencana secara proporsional juga dimiliki oleh sektor-sektor lain,” ujar Yuslih.

“Hal ini dimaknai bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana menjadi tugas kita bersama-sama,” imbuhnya. Yuslih juga mengingatkan bahwa bencana dapat terjadi setiap saat dan manusia hanya bisa memperkirakan. Karenanya kesiapsiagaan aparat dan masyarakat harus terus ditingkatkan.

“Sekarang kita sedang memasuki musim hujan dengan intensitas hujan sangat tinggi. Maka kita perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca yang ekstrim,” kata Yuslih.