Yuslih Memohon Maaf Kepada Masyarakat

by -

*Menyadari Masih Banyak Kekurangan Dalam Penyelenggaran Pemerintahan

beltim-edisi-30-maret-2017-yuslih

MANGGAR– Meskipun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Belitung Timur (Beltim) dilaksanakan tepat waktu, namun selaku Bupati Beltim, Yuslih Ihza,SE meminta maaf kepada masyarakat Beltim atas kekurangan selama pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat. Hal tersebut dikatakan Yuslih saat pidato penyampaian LKPJ Bupati Beltim tahun anggaran 2016, di ruang Sidang DPRD Beltim, Rabu (29/3) kemarin.

“Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat di Kabupaten Beltim pada tahun 2016 masih terdapat banyak kekurangan dan belum dapat memenuhi sepenuhnya harapan dan aspirasi semua pihak,” ujar Yuslih.

“Oleh karena itu, kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD serta masyarakat Kabupaten Beltim saya sampaikan permohonan maaf,” imbuhnya.

Dikatakan Yuslih, kekurangan tersebut tidak lepas dari keterbatasan kemampuan, sarana dan prasarana, serta adanya dinamika dan perkembangan tuntutan kebutuhan pelayanan masyarakat.

Meski demikian, Yuslih mengajak semua pihak bersyukur karena seluruh agenda penyelenggaraan tugas pemerintahan, pembangunan dab pembinaan masyarakat dalam situasi kondusif. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan di Beltim.

Penyampaian Yuslih sebelumnya menegaskan bahwa ada tiga hal yang diupayakan melalui misi Kepala daerah. Pertama, penerapan konsep ketatapemerintahan yang baik antara pemerintah, swasta dan masyarakat di Beltim agar tercipta sinergitas dan keharmonisan dalam pembangunan.

Kedua, membangun dan membenahi infrastruktur daerah untuk memperbaiki kinerja pelayanan. Ketiga, diversifikasi lapangan usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Beltim untuk meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup, pemberdayaan dan penanggulangan kemiskinan.

Disampaikannya pula, APBD tahun anggaran 2016 merupakan refleksi formal penyelenggaraan tugas pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang memiliki 3 komponen anggaran.

“Yaitu pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan. Pengelolaan keuangan daerah telah diupayakan berdasarkan prinsip taat pada peraturan perundang-undangan, tertib, efisien, efektif, ekonomis, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Yuslih.

Mengutip pidato LKPJ Bupati Beltim, APBD tahun anggaran 2016 sebesar Rp.780.822.730.784,96 dengan realisasi mencapai Rp.726.584.881.919,95 atau 93,05 persen. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun anggaran 2015 sebesar Rp.7.709.617.606,45.

Belanja daerah tahun anggaran 2016 dialokasikan sebesar Rp.900.647.291.120,97 dengan realisasi Rp.811.089.631.619,68 atau sekitar 90,06 persen. Sedangkan dalam kebijakan umum pembiayaan, pada tahun anggaran 2016 ditargetkan penerimaan sebesar Rp.120.829.535.901,28 dengan realisasi mencapai Rp.120.476.377.554,28 atau sekitar 99,71 persen. (feb)