Yuslih Serah Terima Jabatan, Ikhwan Fahrozi Jadi Plh Bupati Beltim

by -
Yuslih Serah Terima Memori Jabatan, Ikhwan Fahrozi Jadi Plh Bupati Beltim
Foto bersama Bupati Beltim Yuslih Ihza usai menandatangani berita acara serah terima memori jabatan kepada Plh Bupati sekaligus Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi. Serah terima disaksikan Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja dan Wakil Bupati Beltim Burhanudin.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Menandai berakhirnya masa jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Beltim periode 2016-2021, Yuslih Ihza mengikuti prosesi serah terima jabatan (sertijab) dan serah terima memori jabatan kepada Pelaksana Harian (Plh) yang ditunjuk Gubernur sebagaimana edaran Mendagri yakni Sekretaris Daerah.

Hadir menyaksikan, Kajari Beltim Abdur Kadir SH, Dandim 014 Belitung Letkol Inf Mustofa Akbar, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, serta forkopimda. Usai sertijab, Sekretaris Daerah Ikhwan Fahrozi menegaskan tugasnya sebagai Plh Bupati adalah tetap menjalankan tugas harian rutin pemerintahan dan melayani masyarakat.

“Tugas utama saya adalah menyiapkan dan mensukseskan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang sampai hari kita masih menunggu petunjuk pelaksanaan prosesi pelantikan, mungkin susunan acara dan sebagainya,” ujar Ikhwan.

Ikhwan juga segera mempersiapkan tim kecil guna mempersiapkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang diperkirakan berlangsung akhir Februari. Pelantikan rencananya dilakukan terbatas dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Pelantikan rencananya dilakukan secara virtual, namun tetap menunggu petunjuk Gubernur yang melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

“Kita mungkin tidak melaksanakan ini di ruang terbuka atau mengundang karena kita menerapkan protokol kesehatan. Nanti setting acara kita siapkan di auditorium,” jelas Ikhwan. Ia berharap pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih berjalan lancar dengan tetap menjaga roda pemerintahan selama proses transisi.

“Kurang lebih seminggu, Insya Allah tidak bergeser kalau tidak tanggal 25, tanggal 26 (Februari). Kita doakan bersama semoga ini lancar dan segera mendapatkan Bupati defenitif karena roda pemerintahan harus jalan dan masyarakat harus diayomi. Tentunya muaranya untuk kesejahteraan masyarakat,” harap Ikhwan.

Sementara itu, Yuslih Ihza yang resmi melepas jabatan Bupati mengungkapkan prosesi sertijab dan serah terima memori jabatan memang baru kali ini dilaksanakan. Hal ini dinilai Yuslih sebagai tradisi yang harus dilanjutkan kedepan setiap ada pergantian Kepala Daerah.

“Inilah sertijab dan serah terima memori jabatan. Saya berkelakar, mungkin ini yang pertama kali dari 2 Bupati defenitif sebelumnya. Tidak ada seperti ini, datang tampak muka, pulang tampak belakang. Saya datang baik-baik, pulang baik-baik,” ujar Yuslih.

Ditanya apakah siap berkontribusi membangun Belitung Timur setelah tidak lagi menjabat Bupati, Yuslih mengaku siap sedia. Bahkan, Yuslih mengatakan Ketua DPRD Belitung Timur telah memintanya tetap berpolitik.

“Siap kalau untuk Beltim. Jadi kata pak Ketua DPRD), yang namanya politik itu, Bupati kan jabatan politik, anggota dewan pun berpolitik. Begitu masuk politik seperti masuk dalam jebakan tidak bisa keluar lagi, tetap akan berpolitik,” tegas Yuslih.

“Insyaallah, walaupun dalam bentuk yang lain saya siap. Ini jadi pelajaran dan mungkin saya akan ke partai politik. Tidak tau siapa, saya ngobrol dengan pak Ketua. Itu jadi pelajaran bagi saya, saya harus (berpolitik),” tutup Yuslih. (msi)