Zarkani Pensiun Dari Dunia Politik

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Sehabis Masa Jabatan, Hanya Ingin Bekebun

MANGGAR – Wakil Bupati Belitung Timur (Wabup Beltim) Zarkani Mukri mengaku di usianya yang sudah memasuki 64 tahun, terpaksa harus banyak istirahat di rumah dikarenakan kondisi badan yang sering kurang fit.

Hal ini membuat orang nomor dua di Beltim ini harus mengurangi aktivitas selaku Wabup. Usai menjabat, Ia pun menyatakan tak berniat untuk kembali terjun ke dunia politik.

“Sejak cedera waktu main bola di Desa Buding tahun 2011 silam, sampai sekarang jadi sering nyeri tulang. Makanya ujung-ujung masa pemerintahan ini banyak kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan, karena harus istirahat di rumah,” ungkap Zarkani yang ditemui wartawan saat konsultasi dengan dokter spesialis bedah di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Beltim, Rabu (4/2) kemarin.

Baca Juga:  Kasus DBD Mengkhawatirkan, 2 Pasien Anak Meninggal

Meski sudah pernah melakukan general check up dan perawatan di rumah sakit terkenal di dalam maupun luar negeri, namun pria yang akrab dipanggil Pak Kani ini menyatakan tidak terlalu banyak perubahan, dikarenakan pengaruh usia yang sudah tidak muda.

“Bapak ini sudah tidak kayak dulu lagi. Kalau dulu sih mau main bola empat babak juga sanggup. Makanya kadang-kadang gak enak pas ada undangan atau orang yang meninggal saya tidak bisa datang,” ujar Pak Kani.

Terkait berbagai isu yang berkembang karena kemunculannya yang jarang di ruang publik, Mantan Kades Sukamandi kecamatan Damar ini menepisnya santai.

Baca Juga:  Kisah Ida Nuriyana, PRT yang Lompat dari Lantai 2 Rumah Majikan

“Ada yang bilang kami sudah kurang mesra dengan Bupati Beltim (Basuri T Purnama, red) karena sudah diujung akhir pemerintahan, pecah kongsi lah dan lain-lainlah, itu tidak lah benar,” kata Pak Kani.

Seusai habis masa jabatannya nanti, Pak Kani menyatakan dirinya enggan untuk kembali terjun ke dunia politik. Ia hanya ingin jadi masyarakat biasa dan akan fokus meluangkan waktu untuk berkebun serta menjaga cucunya. “Jadi orang biasa aja lebih enak, tidak banyak pikiran. Cukup ngurus kebun dan jaga cucu-cucu aja,” tutup Pak Kani santai. (feb)

Rate this article!
Tags:
author

Author: